Sudahkah Anda Bershalawat???

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً ، صَلى اللهُ عليه عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطياتٍ ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجَاتٍ

“Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)” HR an-Nasa’i (no. 1297)

Keutamaan Shalawat Kepada Nabi

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman: إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Ahlul Bait

مَثَلُ أَهْلِ بَيْتِي مَثَلُ سَفِيْنَةِ نُوْحٍ مَنْ رَكِبَهَا نَجَا وَمَنْ تَخَلَّفَ عَنْهَا غَرِقَ

“Perumpamaan Ahlul baitku seperti kapal nabi Nuh, barangsiapa yang menaikinya maka dia akan selamat dan barangsiapa yang enggan maka dia akan tenggelam (binasa).”

Kamis, 21 Januari 2016

Sabda Rasul saw: "Aku Adalah Putra dari Dua Pengorbanan" Uyun alAkhbar

Ahmad bin Hasan Qaththan meriwayatkan bahwa Ahmad bin Muhammad bin Sa'id Kufi telah meriwayatkan dari Ali bin Hasan bin Fadhdhal, dari ayahnya mengatakan, “Saya bertanya kepada Abul Hasan Ali Ridha bin Musa as tentang makna dari pernyataan oleh Rasulullah saw,'Aku adalah putra dari dua pengorbanan.'
Imam Ridha as bersabda. 'Itu bermakna bahwa Rasulullah saw adalah keturunan dari Ismail bin Ibrahim Khalilullah dan Abdullah bin Abdul Muthalib. Ismail adalah putra yang sabar yang Allah berikan berita gembira tentang kelahirannya kepada Ibrahim as.
Kemudian, ketika putranya itu telah mencapai usia mampu bekerja bersamanya, dia berkata, 'Wahai putraku! Aku melihat dalam mimpiku bahwa aku mempersembahkanmu dalam pengorbanan. Sekarang apa pendapatmu!' (Putranya) berkata 'Wahai ayaku! Lakukanlah sebagaimana engkau diperintahkan untuk melakukannya. Engkau akan mendapati aku, insyaallah termasuk orang-orang yang sabar!(QS.al-Shaffat[37]:102)
Ketika dia memutuskan untuk mempersembahkannya sebagai korban, Allah menggantikannya dengan seekor domba yang bagus. Domba ini telah dipelihara di area hijau segar, dan telah digembalakan di Taman Surga selama empat puluh tahun. Dia tidak memiliki induk. Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla berkata kepadanya,'Jadi' dan dia pun tercipta untuk digantikan dengan ismail, Kami hanya berkata 'Jadi' dan jadilah ia(QS.al-Nahl[16]:40). Apa pun yang dikorbankan di Mina hingga Hari Kiamat akan dikorbankan atas nama Ismail. Ini adalah salah satu dari 2 pengorbanan tersebut
Adapun yang lainya adalah Abdul Muthalib. Ketika itu dia bergelantungan di pintu Ka`bah dan berdoa kepada Allah Azza wa jalla untuk diberikan sepuluh orang anak. Dia bernazar kepada Allah Azza wa jalla bahwa dia akan mempersembahkan salah seorang dari mereka sebagai korban jika doanya dikabulkan. Ketika jumlah dari anak-anaknya menjadi sepuluh, dia membawa merak semua di dalam Ka`bah dan menarik undian-undian bagi nama-nama mereka. Undian tersebut jatuh pada nama Abdullah –ayahanda Nabi Muhammad saw-- yang beliau sangat cintai. Beliau menarik undian lagi, dan jatuh pada nama Abdullah. Maka beliau membawanya, menahannya dan memutuskan untuk mempersembahkannya sebagai korban.
Semua orang dari suku Quraisy lainn juga berkumpul bersama sambil menangis. Puri Abdul Muththalib yang bernama Atikah berkata,'Wahai ayah! Mintalah kepada Allah Azza wa jalla untuk memaafkanmu dari mempersembahkan putramu ebagai korban.' Abdul Muththalib berkata'Wahai putriku! Bagaimana aku bisa meminta ampun untuk ini? Engkau sudah dewasa dan cerdas.'
Atikah berkata,' Batalkan undian-undian mengenai putramu, dan gantilah dengan unta-untamu yang berada di sekitar Ka`bah. Tambahkanlah jumlah unta sebanyak mungkin hingga tuhanmu menjadi rida dan undian jatuh pada nama unta-unta.'
Maka Abdul Muththalib mengutus orang untuk mengambil unta-untanya. Mereka membawa unta-unta itu semuanya ke hadapan beliau. Beliau memilih sepuluh dan menarik undian-undiannya. Undian jatuh pada nama Abdullah. Beliau menambah sepuluh lagi dan menarik undian-undian lagi. Dan tetap jatuh pada nama Abdullah hingga sampai mencapai seratus unta. Kemudian undian jatuh pada nama unta. Orang-orang Quraisy menjadi sangat bahadia dan mengucapkan 'Allahhu Akbar; dengan begitu keras hingga bukit bukit Tihamah bergetar.
Abdul Muththalib berkata, 'Tidak. Aku harus menarik undian hingga tiga kali. Zubair dan Abu Thalib menjauhkan saudara mereka Abdullah dari bawah kedua kaki Abdul Muththalib. Bagian dari wajahnya yang berada diatas tanah menjadi terluka. Kemudian mereka membawanya dan menciumnya. Abdul Muththallib memerintahkan agar unta-unta tersebut dibawa ke tempat penjagalan dan tidak dilarang seorangpun untuk mendapatkan daging unta sembelihan tersebut.
Ada lima tradisi yang dipraktikan oleh Abdul Muththalib yang Allah Azza wa jalla menjadikannya sebagai sunnah dalam islam, :
Beliau melarang (pernikanah) istri-istri ayah dengan anak-anak laki-lakinya
Beliau menetapkan seratus ekor unta sebagai kompensasi darah(diyat) bagi pembunuhan.
Beliau melakukan tawaf mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali.
Beliau memperoleh harta benda dan memberikan seperlima darinya sebagai retribusi
Ketika beliau menggali mata air 'Zamzam beliau menetapkannya sebagai suplai air bagi para jamaah haji.
Jika Abdul Muththalib bukan merupakan hujjah(Allah) dan tekad beliau mengorbankan anaknya Abdullah berbeda dengan tekad Ibrahim as tentang putranya Ismail as, niscaya Rasulullah saw tidak akan bangga menisbatkan dirinya dengan kedua datuknya (Ibrahim dan Abdul Muththalib) dan beliau saw tidak akan mengatakan 'Aku adalah putra dua pengorbanan'.
Alasan Allah mencegah Ismail dari dikorbankan merupakan alasan yang sama seperti Dia mencegah Abdullah dari dikorbankan. Alasannya adalah bahwa Rasulullah saw dan para Imam maksum as berada di dalam sulbi-sulbi mereka. Karenanya, Allah mencegah mereka dari dikorbankan disebabkan Rasulullah saw dan para imam as. Dengan demikianlah sunnah(tradisi)mempersembahkan seorang anak laki-laki sebagai korban tidak ada di antara manusia. Jika tidak, itu akan menjadi wajib bagi manusia untuk mempersembahkan putra-putra mereka sebagai korban pada perayaan Idul Adha setiap tahun hingga Hari Kiamat untuk mendekatkan diri kepada Allah Azza wa jalla. Segala sesuatu yang dikorbankan pada Idul Adha untuk mendekatkan diri pada allah maka itu fidyah(korban) untuk Ismail as.”

Dari kitab 'Uyun al-Akhbar ar-Ridha Hadis 18-1



========================================================================
Source : http://syiah.org/forum/viewtopic.php?id=858

Selasa, 04 Agustus 2015

Mufti Wahabi Mesir: Penduduk Gaza itu Syiah, jadi Tidak Perlu Dibantu

Tala’at Zahran, salah seorang mufti Wahabi di Mesir, menyatakan bahwa rakyat Gaza adalah orang-orang Syiah sehingga kaum muslimin tidak perlu memberikan dukungan atau pembelaan atas mereka. Kontan pernyataan tersebut, menuai kontroversi dan kecaman.



Kelompok wahabi yang berpaham takfirisme melakukan pembelaan atas alasan mereka mengapa tidak memberikan pembelaan terhadap ketertindasan rakyat Gaza Palestina yang sedang mengalami agresi militer Israel yang telah menewaskan ratusan rakyat sipil Gaza. Tala’at Zahran, salah seorang mufti Wahabi di Mesir, menyatakan bahwa rakyat Gaza adalah orang-orang Syiah sehingga kaum muslimin tidak perlu memberikan dukungan atau pembelaan atas mereka. Kontan pernyataan tersebut, menuai kontroversi dan kecaman.

Pernyataan Mufti tersebut bermula dari pertanyaan seorang penanya yang bertanya secara live, “Apa kewajiban kita sebagai muslim menyikapi kejadian di Gaza? Apakah wajib bagi setiap muslim untuk memberikan pertolongan dan bantuan kepada penduduk Gaza yang sedang menghadapi kekejian Israel?”
Mufti tersebut memberikan jawaban, “Pertama, khalifah (maksudnya Abu Bakar al Baghdadi, pemimpin ISIS), mendiamkan masalah ini. Kalau sekiranya rakyat Gaza memang wajib mendapatkan pertolongan, khalifah pasti akan mengirimkan pasukannya untuk menghadapi Israel dan memberikan perlindungan dan pembelaan kepada rakyat Gaza. Kedua, rakyat Gaza bukan hanya tidak memberikan baiat kepada khalifah, mereka tidak memiliki amir dan juga bendera, bahkan mereka sesungguhnya adalah orang-orang Syiah. Ini dibuktikan dengan adanya kerjasama mereka dengan Iran. Mereka menggunakan senjata-senjata yang berasal dari Iran untuk menyerang Israel yang kemudian menyebabkan Israel melakukan agresi militer terhadap warga sipil.”

Kelompok ISIS yang mengklaim kekhalifaan Islam mendapat kecaman dan protes dari umat Islam di seluruh dunia, karena tidak memberikan respon apa-apa atas kekejian Israel atas penduduk Gaza. Kalau sekiranya mereka memang kelompok Islam yang berjihad untuk membela kepentingan kaum muslimin sudah semestinya mereka melakukan pembelaan terhadap kaum muslimin di Gaza yang mengalami penindasan.

Sumber: Abna

Hizbullah: Membakar Anak Kecil Hidup-Hidup Bukti Teror Zionisme



Sekjen Hizbullah, Sayid Hasan Nashrullah, dalam kecaman yang disampaikan di media masa kemarin mengatakan bahwa peristiwa pembakaran bayi yang masih menyusu oleh orang-orang Yahudi Zionis adalah bukti nyata teror mereka.
 
Sebagaimana yang dilansir oleh Al-Alam, media berita resmi milik Hizbullah Lebanon, dalam pernyataan yang disampaikannya kemarin Sayid Hasan Nashrullah mengatakan, “Kejadian pahit itu adalah bukti betapa Zionis menyimpan kebencian terhadap warga Palestina.”

Menuding Benyamin Netanyahu berpura-pura angkat tangan atas kejadian tersebut, Hizbullah menegaskan, “Benyamin Netanyahu sebagai Perdana Menteri Israel dan juga menteri-menterinya hanya berpura-pura mengangkat tangan dan mengutuk pelaku aksi teror tersebut. Namun ketahuilah bahwa sikap berpura-pura mereka tidak dapat meloloskan mereka dari tanggung jawab dari pelanggaran HAM ini.”

Dalam pernyataan tersebut Hizbullah mengatakan, “Mereka tidak dapat menipu kita dengan omong kosong seperti ini.”

Berbicara di depan media dunia, Hizbullah Lebanon dengan tegas mengumumkan, “Masyarakat seluruh dunia harus ikut serta mengecam perbuatan anarki ini, karena jika tidak artinya mereka juga mendukuk terorisme dan Zionisme.”

Hizbullah meminta umat Islam sedunia untuk menanggapi hal ini secara serius dan meminta bantuan apapun agar dikirimkan untuk menyelamatkan warga Palestina.

Penduduk pemukiman-pemukiman Zionis hari Jum’at pagi 31 Juli 2015 kemarin menyerang rumah warga Palestina di sebuah desa bernama Duma dekat kota Nablus dan membakarnya. Karena peruatan anarki tersebut seorang bayi yang masih menyusui mati terbakar. Selain itu empat anggota keluarga lainnya luka parah karena turut terbakar.

Zionisme Israel terus menerus membangun pemukiman-pemukiman ilegal di tanah Palestina dan menggusur rumah penduduk asli negeri itu hingga saat ini.


========================================================================
Source : http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/

Bahas ISIS, Jokowi Minta Intelijen Indonesia Ditempatkan di Turki



Presiden Joko Widodo meminta izin kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk penempatkan intelijen Indonesia di Turki. Hal tersebut guna mengantisipasi kelompok Islamic State (ISIS) asal Indonesia yang hendak menyeberang ke Suriah melalui negara Turki.
 
"Kita tahu bahwa banyak dari sini yang menuju Suriah itu lewat Turki. Oleh sebab itu, tadi kita juga minta agar ada kerjasama intelijen. Kita minta ada nanti yang kita tempatkan di sana," kata Jokowi, usai mengantar Erdogan ke mobilnya di halaman Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (31/7/2015).

Jokowi menyebut, kerja sama antara intelijen Indonesia dan Turki dinilai mampu menangani ancaman terorisme. Terutama menumpas perkembangan kelompok ISIS di Timur Tengah.

"Agar bisa menukar informasi. Ini betul-betul kita lakukan," imbuh dia.

Sementara itu, Erdogan mengungkapkan segera menutup perbatasan antara Turki dan Suriah demi mengurangi eksodus calon-calon anggota kelompok ISIS.

"Kita harus menutup perbatasan kita. Apabila mereka datang menuju Syiria kita tidak izinkan," ungkap dia.

Terkait penanganan irregular movement of people. Pemerintah Turki sudah mendeportasi 1600 orang ke negara masing-masing, 300 ribu ditangkap dan 16 ribu orang digagalkan masuk ke negeri dua benua tersebut.

"Sebanyak 16 ribu tidak masuk karena ditutup, 1600 dideportasi, yang  1300 orang ditangkap dan kita keluarkan," bebernya


========================================================================
Source : http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/

Palestina Ajukan Permintaan untuk Gabung dengan Interpol

Palestina Ajukan Permintaan untuk Gabung dengan Interpol

Seperti dilansir AFP, pemerintah Palestina dalam pernyataannya, Senin (3/8) mengatakan, Palestina telah menyampaikan permintaannya untuk bergabung secara resmi dengan Interpol. Permintaan ini ditandatangani oleh Rami Hamdallah, Perdana Menteri Pemerintah Palestina.

Pemerintah Palestina dalam permintaanya, menegaskan komitmen atas hak-hak internasional dan undang-undang Interpol.

Langkah tersebut merupakan upaya Palestina untuk mengajukan permintaan penyerahan warganya yang melarikan diri ke negara lain khususnya mereka yang diburu atas tuduhan kasus nasional seperti korupsi dan persoalan lainnya.

Meski telah bergabung dengan 41 traktat dan organisasi internasional, namun pemerintah Palestina tetap berusaha untuk bergabung dengan perjanjian dan organisasi internasional lainnya.

Saat ini lebih dari 130 negara mengakui secara resmi Palestina dan memiliki hubungan diplomatik dengan negara ini.


========================================================================
Source : http://indonesian.irib.ir/

AS: Suriah Tidak Boleh Ganggu Operasi Kelompok Teroris Pro-AS

Jet tempur AS, membantai warga sipil di Suriah.jpg


Amerika Serikat mengancam akan ambil "langkah tambahan" jika Damaskus terus menyerang teroris dukungannya.

Pada jumpa pers Senin (3/8/15), juru bicara Gedung Putih Josh Earnest megatakan para teroris yang dilatih AS menderita banyak kerugian.

Earnest mengancam pemerintah Presiden Bashar al-Assad "tidak boleh mengganggu" operasi pasukan dukungan AS di Suriah yang disebut-sebut sebagai bagian dari "strategi untuk menghancurkan ISIS" sebagaimana janji Presiden AS Barack Obama.

Suriah diserang teroris dukungan asing sejak 2011.

Washington dan beberapa sekutunya memanfaatkan isu ISIS untuk melakukan serangan udara di Suriah dan menyediakan berbagai bentuk dukungan untuk apa yang mereka sebut ‘militan moderat.’

Menanggapi pernyataan Earnest, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Moskow percaya hal itu sebagai langkah kontraproduktif dan berjanji akan membahasanya dengan John Kerry dalam sebuah pertemuan.


========================================================================
Source : islamtimes.org

Sabtu, 01 Agustus 2015

BPJS: Tak Ada Kata-kata "Haram" dalam Fatwa MUI

Warga antre menunggu dibukanya loket pendaftaran BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat, Senin (7/7/2014). (Foto: Kompas)

Pertama, agar pemerintah menerapkan standar minimum atau taraf hidup layak kesehatan bagi publik. Kedua, agar aturan, sistem dan format BPJS kesehatan dapat sesuai prinsip syariah.

Kepala Komunikasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Ikhsan meluruskan informasi mengenai fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia. Berdasarkan surat yang dikirimkan MUI, menurut Ikhsan, tidak ada kata-kata bahwa BPJS haram.

"Kami lihat tidak ada kata-kata haram. Tidak ada kata-kata yang menyatakan BPJS haram," kata Ikhsan menukil laporan Kompas, Kamis (30/7/2015).

Menurut Ikhsan, MUI hanya memberikan dua rekomendasi kepada BPJS. Pertama, agar pemerintah menerapkan standar minimum atau taraf hidup layak kesehatan bagi publik. Kedua, agar aturan, sistem dan format BPJS kesehatan dapat sesuai prinsip syariah.

"Ini sekaligus meluruskan yang beredar di sejumlah media dan media sosial. Tidak pernah MUI menyebut haram," ujarnya.

Ikhsan menambahkan, dalam waktu dekat BPJS Kesehatan akan bertemu dengan sejumlah ulama untuk membahas dua rekomendasi MUI itu. Menurut dia, BPJS selama ini hanya berperan menjalankan regulasi yang sudah dibuat oleh pemerintah dan DPR. Jika pemerintah dan DPR setuju merevisi UU untuk menindaklanjuti rekomendasi MUI, maka BPJS siap melaksanakannya.

"Selama ini, kami juga berjalan dengan regulasi yang sudah ada," kata dia.

BPJS Kesehatan tak sesuai syariah

Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin membenarkan adanya fatwa yang menyatakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak sesuai syariah Islam. Fatwa tersebut keputusan ijtima atau forum pertemuan Komisi Fatwa MUI di Pondok Pesantren At-Tauhidiyyah Cikura, Bojong, Tegal, Jawa Tengah, pada Juni 2015 lalu.

"Fatwa BPJS itu sudah keputusan ijtima di Tegal," kata Ma'ruf, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (29/7/2015) malam.

Ma'ruf mengungkapkan, forum tersebut dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam forum itu, hadir anggota Komisi Fatwa MUI dari seluruh Indonesia. Dengan adanya fatwa ini, Komisi Fatwa MUI mendorong pemerintah membuat sis­tem BPJS K­esehatan agar sesuai dengan prinsip syar­iah.

Fatwa MUI tentang BPJS Kesehatan yang tidak sesuai syariah muncul karena kebijakan tersebut dinilai mengandung unsur gharar, maisir, dan riba. Alasan lainnya, kepesertaan BPJS Kesehatan juga dianggap tidak adil karena masih membedakan latar belakang peserta.


========================================================================
Source : islamtimes.org